Samboja, 28 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara bersama Pemerintah Kecamatan Samboja, Pemerintah Kelurahan Kuala Samboja, serta unsur Muspika menggelar rapat perencanaan pelaksanaan Program Dedikasi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara, yakni Event Kreatif Kecamatan “Pesta Laut Pesisir Nusantara 2026”. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Samboja.
Rapat dibuka oleh Sekretaris Kecamatan Samboja, Andri Wirawan, yang menyampaikan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mempersiapkan penyelenggaraan kegiatan agar berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selanjutnya, Camat Samboja Damsik menyampaikan bahwa Pesta Laut merupakan agenda tahunan yang telah masuk dalam kalender event Kabupaten Kutai Kartanegara. Meskipun pada tahun ini pemerintah menghadapi tantangan efisiensi anggaran, termasuk penyesuaian anggaran sekitar 30 persen, kegiatan tersebut tetap menjadi prioritas dan telah dimasukkan dalam dokumen perencanaan anggaran daerah.
Damsik menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Samboja bersama Dinas Pariwisata, panitia pelaksana, pemerintah kelurahan, dan masyarakat tetap berkomitmen menyelenggarakan Pesta Laut sebagai upaya menjaga tradisi budaya sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid memaparkan kesiapan jajaran kepolisian dalam mendukung aspek keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa pengamanan akan dilakukan secara terpadu bersama TNI dan seluruh unsur masyarakat.

Selain itu, dibahas pula mekanisme perizinan, termasuk pengamanan apabila menghadirkan artis nasional. Menurutnya, apabila artis berasal dari luar daerah, proses koordinasi perizinan akan dilakukan melalui Polres dan Polda sesuai ketentuan yang berlaku. Polsek Samboja juga menyatakan siap memfasilitasi koordinasi pengamanan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama berlangsungnya kegiatan.
Ketua Panitia sekaligus Lurah Kuala Samboja, Muhammad Saleh, menjelaskan bahwa inti kegiatan Pesta Laut Pesisir Nusantara 2026 adalah pelaksanaan tradisi adat masyarakat pesisir yang dipadukan dengan bazar UMKM serta hiburan yang direncanakan menghadirkan artis nasional.
Ia menyampaikan bahwa jadwal pelaksanaan masih bersifat tentatif karena menyesuaikan ketersediaan artis yang akan diundang. Beberapa alternatif waktu telah dipersiapkan, namun pelaksanaan dipastikan akan berlangsung sebelum agenda Erau Kabupaten Kutai Kartanegara, sehingga seluruh persiapan dapat dimatangkan dengan baik.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara, Zikri Umulda, menjelaskan bahwa pertemuan ini dilaksanakan sebagai wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat sebelum penunjukan Event Organizer (EO). Langkah tersebut dilakukan agar penyelenggaraan kegiatan berlangsung secara inklusif, transparan, dan melibatkan seluruh unsur masyarakat.
Menurutnya, penyelenggaraan Pesta Laut Pesisir Nusantara 2026 diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kreatif seperti kuliner, seni pertunjukan, musik, serta memberikan dampak positif bagi UMKM, pelaku usaha jasa, dan masyarakat Samboja secara umum.
Selain menjadi media promosi destinasi wisata dan budaya lokal, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat citra Kecamatan Samboja sebagai salah satu destinasi wisata pesisir unggulan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Oleh karena itu, sosialisasi dan diskusi bersama masyarakat dinilai penting untuk mencegah terjadinya miskomunikasi maupun potensi konflik sosial dalam penyelenggaraan event berskala nasional.
Rapat ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama para peserta sebagai bagian dari proses penyempurnaan konsep kegiatan. Berbagai masukan yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara sebelum menetapkan keputusan final terkait teknis pelaksanaan Event Kreatif Kecamatan Pesta Laut Pesisir Nusantara 2026.




