Samboja 13 April 2026–Bertempat di Joglo Tani, Serangan hewan liar yang semakin meresahkan warga di tiga kelurahan, yakni Handil Baru Darat, Handil Baru, dan Sanipah (termasuk wilayah Muara Sembilang), menjadi perhatian serius dalam rapat dan diskusi yang digelar baru-baru ini.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Samboja, lurah setempat, LPM dari tiga kelurahan, warga terdampak, para petani, serta perwakilan instansi terkait. Hadir pula Lurah Handil Baru, Eri Winarto, dan perwakilan warga RT 12, Ahmad Mutadin.

Dalam forum tersebut, Ahmad Mutadin menyampaikan keluhan warga terkait maraknya gangguan hewan liar seperti monyet, macan, dan terutama beruk yang kerap masuk ke kebun warga. Tidak hanya merusak tanaman, hewan-hewan tersebut juga dilaporkan telah menyerang warga, sehingga menimbulkan rasa takut dan keresahan.
Ketua kelompok tani turut menegaskan bahwa populasi beruk yang semakin meningkat menjadi kekhawatiran utama. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan serangan akan semakin sering terjadi dan berdampak pada keselamatan warga serta hasil pertanian.
Menanggapi hal tersebut, Camat Samboja, Damsik, menjelaskan bahwa berbagai upaya penanganan awal sebenarnya telah dilakukan oleh masyarakat bersama pihak terkait. Namun demikian, efektivitas langkah-langkah tersebut masih perlu dievaluasi.
“Kita sudah berupaya melakukan penanganan, termasuk pemasangan jerat. Tinggal bagaimana kita menilai apakah langkah ini efektif atau tidak. Yang penting, kita sudah berbuat,” ujarnya. Ia juga mengimbau para pemilik kebun untuk lebih berhati-hati, mengingat hingga saat ini solusi jangka panjang masih terus dicari.

Diskusi kemudian dilanjutkan oleh perwakilan BKSDA yang memaparkan rencana penanganan lanjutan. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah pemasangan jerat dan jebakan di beberapa titik yang menjadi jalur pergerakan beruk.
Diharapkan, melalui sinergi antara pemerintah, warga, dan instansi terkait, penanganan konflik antara manusia dan hewan liar ini dapat segera menemukan solusi yang efektif dan berkelanjutan.


