BPS KUKAR GELAR PELATIHAN PETUGAS LAPANGAN SENSUS EKONOMI 2026 DI SAMBOJA

Samboja, 8 Juni 2026 — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar Pelatihan Petugas Lapangan Sensus Ekonomi 2026 di BPU Lantai 1 Kecamatan Samboja. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Damsik selaku Camat Samboja.

Dalam sambutannya, Damsik menekankan bahwa struktur ekonomi Indonesia telah mengalami perubahan yang sangat signifikan dalam satu dekade terakhir. Menurutnya, pandemi Covid-19 dan pesatnya perkembangan ekonomi digital telah mengubah pola bisnis masyarakat serta melahirkan berbagai jenis usaha baru yang sebelumnya belum pernah dibayangkan.

“Dulu transaksi ekonomi banyak dilakukan secara langsung di pasar, namun saat ini sebagian besar sudah beralih ke platform digital atau online. Bahkan pelaku UMKM di desa dan kelurahan kini memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produknya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa perubahan tersebut menjadi tantangan sekaligus alasan penting dilaksanakannya Sensus Ekonomi 2026. Data yang dikumpulkan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan ekonomi di masa mendatang.

“Data yang akan kita kumpulkan adalah peta navigasi pembangunan ekonomi. Tanpa data yang akurat dan valid, kebijakan pemerintah akan kehilangan arah, dan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 akan sulit diwujudkan,” kata Damsik.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya validitas data dalam setiap proses pembangunan. Menurutnya, pemerintah sangat membutuhkan data yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan, baik di bidang ekonomi maupun sektor lainnya.

“Data yang valid menjadi barometer kemajuan suatu daerah. Karena itu, tugas para petugas lapangan sangat penting untuk memastikan data ekonomi yang dikumpulkan di masing-masing wilayah benar-benar sesuai dengan kondisi yang ada,” tegasnya.

Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Juni 2026, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Kecamatan Samboja. Melalui kegiatan tersebut, para petugas lapangan dibekali pemahaman mengenai konsep, metodologi, serta tata cara pendataan agar pelaksanaan sensus dapat berjalan secara optimal, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para petugas mampu melaksanakan pendataan secara profesional sehingga menghasilkan data ekonomi yang berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan di masa depan.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *